Jumat, Juni 10

MAHAD DARUSSUNNAH MANOKWARI PAPUA

A. Muqaddimah
Gegap-gempitanya dakwah Islam di Tanah papua sungguh sangat menggembirakan. Tapi di sisi lain, kondisi itu kurang dibarengi dengan pembenahan menyeluruh kelompok umat Islam lain, yaitu para mualaf. Dakwah Islam telah menggetarkan sebagian umat lain masuk Islam dan ini logis karena ajaran Islam sangat menyentuh ruang-ruang batin yang haus akan kebenaran. Hanya saja, perkembangan yang menggembirakan ini melupakan aspek pembinaan pada sekelompok umat Islam itu (para mualaf).
Maka tak heran jika perhatian terhadap para mualaf ini semakin terasa dari tahun ke tahun. Keberadaan mereka terabaikan baik oleh pemerintah (Departemen Agama) maupun oleh organisasi-organisasi Islam yang ada. Padahal mereka adalah sekelompok umat yang disebutkan dalam al-Qur'an sebagai entitas penerima zakat. Penerima zakat ini dapat diartikan secara luas meliputi pembinaan, perlindungan, perhatian, dan nasib mereka setelah masuk Islam.
Karena itu, kebutuhan akan lembaga atau MAHAD yang secara spesifik mengurus para mualaf sangatlah mendesak dan masuk kategori dharury. Dalam rangka memenuhi tujuan dimaksud, MAHAD DARUSSUNNAH telah mendirikan Asrama MAHAD DARUSSUNNAH yang dirancang untuk membina, mendidik, dan menyantuni para mualaf sampai mereka mampu berdiri sendiri. Hal ini dilakukan karena pembinaan mualaf tidak dilakukan secara sistemik dan programatik, sehingga dalam banyak hal mendorong mereka melakukan murtad kembali.
Dengan demikian, MAHAD DARUSSUNNAH didirikan bukan saja karena untuk mengisi kekosongan peran pembinaan mualaf, tetapi juga untuk mengefektifkan kerja-kerja pembinaan mualaf secara lebih baik.
Namun demikian, MAHAD DARUSSUNNAH ini juga akan menyelenggarakan program-program pendidikan formal yang berorientasi pada pembentukan aqidah Islam yang kuat dan kaffah yang dalam jangka panjang akan membentengi anak-anak didik yang kokoh dalam gelombang kristenisasi massif dewasa ini. Bahkan pesantren ini akan membekali cara-cara berargumentasi dalam upaya sistematis melawan kristenisasi.
Selain itu, MAHAD DARUSSUNNAH akan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan vokasional sebagai sayap pembangunan ekonomi MAHAD sehingga secara perlahan dapat membekali anak didik dan para muallaf dalam pasar-pasar publik dan pembangunan.

Tidak ada komentar: